Bandara Internasional di Majalengka masih Butuh Lahan 927 Hektare

Metrotvnews.com, Cirebon: Pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, membutuhkan lahan seluas 1.800 hektare. Proyek tersebut kini mengalami kendala dalam hal pembebasan lahan.

Presiden Director BIJB Virda Dimas Ekaputra mengatakan baru membebaskan lahan seluas 873 hektare. Namun, pembangunan BIJB masih membutuhkan 927 hektare lahan.

Banyak alasan yang mempersulit pembebasan lahan. Satu di antaranya, kata Virda, terkait pada dana.

Tahun lalu, Pemprov Jabar melalui Dinas Perhubungan menyediakan dana sekitar Rp300 miliar. Namun Virda mengatakan tidak semua dana itu terserap.

“Yang terserap hanya sekitar Rp140 milyar. Kadang juga dananya terlalu mepet turunnya, sehingga pembebasan lahan juga terkendala,” kata Virda saat menghadiri peresmian Forum Bisnis Cirebon di Hotel Aston Cirebon, Rabu (30/09/2015).

Virda menjelaskan, dua pihak bertanggung jawab dalam proyek tersebut. Dinas Perhubungan bertanggung jawab pada pembangunan sisi udara. Sementara BIJB bertanggung jawab pada sisi darat. Virda memastikan, BIJB beroperasi pada 2017.

“Jadi, penanggung jawab pembangunan Runway atau landasan pacu merupakan tanggungjawab dari Dinas Perhubungan,” jelas Virda.

RRN