BPJS sampai Investor Asing Minati Reksadana untuk Bandara Kertajati

JAKARTA, (LIPUTAN6.COM), – PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) akan menerbitkan Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT) pada kuartal I-2018, atau tepatnya minggu ke IV Maret ini. Instrumen investasi ini untuk mendanai pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat.

“Hari ini surat penawaran sudah mulai masuk dari RDPT dan Angkasa Pura (AP) II. Mudah-mudahan Maret minggu keempat sudah bisa pencairan,” kata Direktur Utama BIJB, Virda Dimas Ekaputra di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (27/02/2018).

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan atau yang akrab disapa Aher menambahkan bahwa kepemilikan saham nantinya akan terdiri dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan non BUMD.

“Dari sisi kepemilikan saham, BUMD 51 persen, 49 persen non BUMD,” ujarnya.

Aher mengungkapkan, dana BUMD ini diperoleh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan dengan rincian non BUMD dari Pemprov Jabar dan juga RDPT.

“Jadi sekarang sementara BUMD sudah 60 persen, Angkasa Pura II, 20 persen, RDPT 18 persen, dan koperasi karyawan Pemprov Jabar 2 persen. Tapi kita masih membuka peluang dari 60 persen itu untuk turun lagi jadi 51, karena BUMD tidak boleh kurang dari 51. BUMD dananya semua dari APBD,” ujarnya.

BIJB merupakan perusahaan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat atau BUMD yang meneken kerja sama operasi dengan PT Angkasa Pura II yang memperoleh hak pengelolaan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat.

Sumber : http://bisnis.liputan6.com/read/3326236/bpjs-sampai-investor-asing-minati-reksadana-untuk-bandara-kertajati?utm_source=lpfeed&utm_medium=lpfeed&utm_campaign=rss