Jabar Ingin Kereta Cepat Sentuh BIJB

INILAH, Bandung – Jawa Barat berharap kehadiran Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung dapat menyentuh Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB).
Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik menilai kereta cepat sebenarnya cocok untuk mengoneksikan dua provinsi (DKI Jakarta dan Jabar). Selain ke Bandung, kereta api yang mampu melesat hingga 300 kilometer/jam ini diharapkan dapat menuju Majalengka untuk kemudian dilanjutkan ke Surabaya.
“Kami berharap kereta cepat ini bisa koneksi Jakarta – Bandung – Kertajati bahkan sampai Surabaya,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (5/8/2015).
Meski belum terwujud, namun pihaknya sangat berharap kehadiran kereta api cepat demi mendukung moda transportasi lainnya yang melalui udara maupun laut.
Jabar sendiri, lanjutnya, juga sedang berupaya menghadirkan monorel dan BIJB yang sedang dikebut pengerjaannya, demi mengejar target beroperasi pada 2017 mendatang.
Lebih lanjut dituturkannya, Jepang dan China sebagai negara yang mengajukan proposal sudah dapat menilai potensi kebutuhan kereta api cepat, karena melihat pada pergerakan manusia dari daerah penyangga ke Ibu Kota yang mencapai 2 juta orang per hari.
“Kalau dananya bukan dari APBN/APBD kami kira ini sangat baik untuk memenuhi kebutuhan masyarat. Kalau belum saatnya, mau kapan lagi?” katanya.
Menurutnya, kehadiran kereta api cepat juga akan mendorong pemerataan pembangunan. Dengan cara ini maka tidak akan menjadikan Jakarta menjadi satu satunya pusat ekonomi.
“Jangan hanya aktivitas ekonomi di Jakarta. Bandung sudah siap mendukung, kami tengah menyiapkan monorel,” pungkasnya. [ito]
Sumber: http://www.inilahkoran.com/?scr=03&ID=47122&selectLanguage=1 (7 September 2015 / 09.28 WIB)