Jelang Beroperasi, PT BIJB Seleksi Warga Kertajati

MAJALENGKA, (BIJB),- Sebagai wujud kepedulian PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) terhadap warga sekitar pembangunan Bandara Kertajati, penyeleksian putra daerah mulai dilakukan. Tiga hari pembukaan, sedikitnya 726 warga berkartu tanda penduduk (KTP) Kecamatan Kertajati meminati beberapa posisi yang dibutuhkan untuk operasional bandara.

Ratusan para pencari kerja tersebut membawa lamaran dengan mendatangi kantor unit manajemen proyek (UMP) PT BIJB di Kecamatan Kertajati sejak Kamis 1 Februari yang ditutup 7 Februari 2018. 

“Total warga Kertajati yang memasukkan aplikasi lamaran selama tiga hari mencapai 726 orang. Sedangkan pelamar dari non Kertajati berjumlah 276. Jadi total sudah ada 1.002 pelamar yang masuk,” kata Kepala Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pendukung PT BIJB Subhan Hadi Susilo

Posisi yang dibutuhkan untuk operasional bandara tersebut menurutnya, yakni Aviation Security (Avsec), Apron Movement Control (AMC), petugas greeting, bagian informasi dan inspektor terminal. Kebutuhan tahap satu yang akan diseleksi yakni sebanyak 53 orang untuk nantinya direkomendasikan pada PT Angkasa Pura II selaku operator bandara.

Menurut Subhan seleksi tersebut hanyalah bagian kecil dari kebutuhan beroperasinya bandara. Sebab perekrutan untuk sisi komersial kebandarudaraan masih akan dilakukan secara bertahap. Misalnya SDM untuk cargo, ground handling, airlines personnel, jasa amenities dan pekerja tenant.

Sebagai langkah awal, PT BIJB kata Subhan, tetap memegang komitmen dimana pihaknya akan memberikan peluang kerja terhadap warga terdampak dengan hadirnya proyek tersebut. Untuk diketahui, ada enam dari 14 desa yang bersentuhan langsung dengan proyek pembangunan bandara yakni desa Babakan, Sukamulya, Kertasari, Kertajati, Sukakerta, dan Bantarjati.

“Saat ini kita mulai lakukan seleksi untuk memenuhi kebutuhan operasional kebandar udaraan yang sudah di depan mata. Kita siapkan SDM yang masuk dalam klausul kerja sama agar tetap memprioritaskan putra daerah khususnya Kertajati yang memiliki kualifikasi dan berkompeten di bidangnya,” terang Subhan.

Iwan Irawan, salah seorang dari pelamar yang membawa sejumlah persyaratan melamar kerja, menaruh harapan besar agar bisa bekerja di Bandara Kertajati. Berbekal ijazah terakhir Sekolah Menengah Atas (SMA) dan pengalaman kerja yang sudah dimiliki Iwan ingin menjadi petugas Avsec.  “Saya di sini melamar sebagai sebagai petugas Avsec,” ucap warga Desa Kertamukti, Kecamatan Kertajati ini.

Berstatus sebagai putra daerah dia berharap agar harapannya bekerja di Bandara Kertajati bisa terwujud. Dorongan besar begitu kuat karena dirinya juga ingin merubah ekonomi keluarga. “Saya ingin merubah kehidupan keluarga agar menjadi lebih baik . Ini akan menjadi bandara besar dan menjadi kebanggaan warga Jabar juga,” ucap pria 24 tahun tersebut dengan penuh optimis.