Jelang Pengoperasian Bandara Kertajati, Jalan Lingkar Disiapkan untuk Warga Kertajati‎ ‎

MAJALENGKA,- Menghadapi uji penerbangan yang akan dilakukan pada Rabu 28 Maret 2018 mendatang, Pemerintah Daerah Majalengka bersama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) melakukan penutupan akses‎ menuju bandara. Penutupan tersebut sebagai upaya memenuhi verifikasi pengoperasian bandara yang sedang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Secara simbol penutupan akses menuju Bandara Kertajati dilakukan di pos dua, Desa Bantarjati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Senin 26 Maret 2018. Penutupan dengan penyerahan ‘kunci bersama’ dilakukan dari Kepala Desa  Sukamulya  Darsono pada Komandan Avsec PT BIJB Restu Mulyadi.

“‎Saya serahkan kunci ini untuk digembok. Asalkan akses untuk warga dibuatkan yang layak,” kata Darsono. Penyerahan kunci disaksikan Kepala Biro Sarana Perekonomian Investasi dan BUMD Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Daerah Majalengka Ahmad Sodikin, Camat Kertajati Aminudin, Direktur PT BIJB Virda Dimas Ekaputra beserta unsur muspika lainnya dan perwakilan warga.

Pemerintah Kabupaten Majalengka saat ini tengah melakukan perbaikan jalan bagi warga Sukamulya dan Mekarmulya. Ini dilakukan agar warga tidak lagi melintasi runway yang selama ini kerap dijadikan alternatif perlintasan untuk sehari-hari. Perbaikan dengan pembetonan sepanjang 250 meter tersebut menurut Ahmad Sodikin dilakukan sementara sambil menanti proses pembangunan jalan lingkar. Perbaikan juga dilakukan dari Sukamulya menuju Sukakerta sepanjang 1,2 kilometer dimana saat ini pengerjaan baru terselesaikan 300 meter.

‎”Jalan lingkar utara sudah dilelangkan dan baru selesai,” ucap Ahmad Sodikin. 

Jalan lingkar ini kata dia merupakan solusi dari apa yang diharapkan masyarakat pada pemerintah daerah. Sebab akses yang strategis melingkari Bandara Kertajati dan fisik representatif diyakini bisa menjadi ekosistem baru untuk mendongkrak perekonian masyarakat sekitar.

“‎Fisiknya sangat representatif buat masyarakat sekitar. Semoga ini memang bisa mendongkak perekenomian. Sehingga nanti desa ini akan jadi desa metropolitan. Karena bandara itu kaya gula. Akan didatangi semut-semut yang artinya akan banyak tumbuhnya ekonomi baru,” jelasnya.

Dia mendukung, serangkaian agenda BIJB untuk melakukan uji penerbangan agar bisa mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan sebelum benar-benar beroperasi pada pertengahan 2018 ini. Dalam agenda, uji perdana pendaratan pesawat akan dilakukan pada Rabu 28 Maret, selanjutnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 2 April dan Historical Flight pada Mei 2018 mendatang untuk kemudian pengoperasian komersil.

“‎‎Berkaitan tahap ini kami Pemda menerima surat dari BIJB rencana sterilisasi untuk pelaksanaan operasional. Kami merespon dengan baik agar BIJB bisa melaksanakan verifikasi dengan baik. Ini terkait kebijakan sterilisasi, hari ini akan dilaksanakan.saya berharap kuwu terdampak bisa sesuai dengan komitmen kita,” imbuhnya.‎

Sementara itu Virda Dimas Ekaputra menyampaikan terima kasih pada warga karena sudah mendukung untuk mewujudkan hadirnya Bandara Kertajati dari awal sampai jelang beroperasinya tahun ini. Dinamika yang terjadi dari awal sampai saat ini bisa diselesaikan dengan baik lewat berbagai musyawarah. Lainnya BIJB juga memberikan kompensasi pada warga terdampak untuk bisa diserap sebagai tenaga kerja saat pengoperasian bandara.

“‎Bandara sendiri memang membuka lowongan. Tapi sebenarnya yang bisa lebih besar itu yakni adanya ekosistem bandara. Kalau bandara tahap satu ini yang hanya 356 yang akan kita rekrut,” tutur Virda.

“Kita memang belum bisa cover semua dalam menyambut pengoperasian ini. Enggak bisa semua jadi karyawan. Sehingga harus ada perubahan pola masyarakat itu sendiri menghadapi eksositem baru di bandara ini,” lanjut Virda.

Uji terbang

Uji terbang yang dilakukan pada Rabu nanti rencananya akan menggunakan pesawat jenis Beechraft King Air B 350i. Penerbangan dalam rangka validasi instrument flight procedure tersebut akan dipiloti Capt Sri Mulyanto.

Pesawat akan terbang dari Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara dan mendarat di Bandara Kertajati