KBIH Dukung Pengalihan Embarkasi Haji ke BIJB

BANDUNG, (PR),- Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (FKKBIH) Jawa Barat mendukung jika embarkasi jemaah haji Jabar dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Majalengka, pada musim haji 1438 H/2018

Pengalihan itu harys diikuti peningkatan kualitas pelayanan bagu para calon haji yang selama ini belum didapatkan di Halim Perdanakusumah atau Soekarno-Hatta. “Pelayanan kepada tamu-tamu Allah dari Jabar yang belum baik adalah pelayanan saat di bandara. Karena jamaah haji diangkut bus dari asrama haji Bekasi lalu langsung naik ke pesawat terbang sehingga tidak ada jeda istirahat,” kata Ketua FKKBIH Jabar Sunija, saat pertemuan FKKBIH Jabar, Senin (1/1/2018).

Pertemuan yang dihadiri KBIH Bandung Raya juga diisi dengan kesepakatan kerja sama FKKBIH Jabar dengan Bank Muamalat dan biro perjalanan umroh di Jakarta. Kesepakatan itu salah satunya mendukung pembangunan kantor FKKBIH yang selama ini masih menumpang di gedung milik orang lain.

Sunija menuturkan, idealnya sebagai tamu Allah harus dilayani dengan baik mulai dari pendaftaran, manasik, di asrama haji, sampai pemberangkatan dan kepulangan. “Alangkah baiknya jika bandara haji juga di Jabar sehingga dari segi jarak lebih dekat. Tentu saja fasilitas di bandara juga harus baik sehingga tak sebatas dari bus langsung naik ke pesawat terbang,” ujarnya.

Mengenai percepatan persiapan musim haji seperti pemeriksaan kesehatan, pembuatan kelompok terbang, dan pembuatan paspor, dia menyatakan, pihaknya mendukung kebijakan pemerintah ini. “Hanya sosialisasi masih kurang sehingga Kemenag, Imigrasi, ataupun Dinkes harusnya bisa memberikan pemahaman kepada jamaah calomn haji. Kami siap membantu untuk sosialisasi ini,” ujarnya.

Apalagi kebijakan baru berupa barcode sehingga jamaah yang tidak cepat bergabung dengan KBIH akan dimasukan dalam jamaah mandiri. “Biasanya jamaah calon haji menunggu lunas dulu baru bergabung ke KBIH, padahal sekarang pembuatan kloter di percepat sehingga tak menunggu waktu pelunasan,” tuturnya.