Perbaikan Saluran Air di Sekitar Bandara Kertajati Dikebut

Perbaikan saluran air di Situ Jawura yang menjadi pangkal banjir di sekitar Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, terus dikebut. Sebagai pelaksana proyek bandara, PT BIJB bertanggung jawab mengurangi dampak terhadap lingkungan sekitar bandara.

Kepala Bidang Humas dan Umum Unit Manajemen Proyek (UMP) PT BIJB Rizkita Tjahjono Widodo mengatakan, upaya perbaikan jangka pendek dilakukan dengan melakukan normalisasi saluran air di Situ Jawura, Kecamatan Kertajati. Temuan di lapangan saluran tersebut tidak berfungsi dengan baik karena terdapat banyak endapan sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar. Pelebaran gorong-gorong saat ini dilakukan mencapai tiga meter.

“Gorong-gorong itu yang saat ini sedang dikerjakan yang dari Situ Jawura menuju Cimaneuh kita sedang melakukan pembersihan karena fungsi yang semula untuk air dan dibagi ke Cimaneuh enggak berfungsi. Pelebaran saat ini dilakukan sampai tiga meter dimana sebelumnya tidak berfungsi sama sekali,” kata pria yang akrab disapa Dodo tersebut, di Kabupaten Majalengka, Kamis 14 Desember 2017.

Banjir yang selama ini menggenangi sekitar bandara seperti sawah diakui dia, memang dikarenakan terjadinya curah hujan tinggi. Hasil kajian bersama Dinas SDA Provinsi Jabar hujan yang terjadi belakangan ini tak cukup menampung volume air. Misalnya pada pertengahan November lalu hujan deras memiliki intensitas 116 mm. Derasnya air dengan kapasitas 15 m3/detik membuat beban Situ Jawura tidak terkendali. Padahal biasanya hujan yang mengguyur tidak lebih dari intensitas 100 mm.

“Sehingga hal tersebut menjadikan air meluap,” ujar Dodo. Debit air dari induk Sungai Cibolerang menuju Situ Jawura menjadi tersendat.

Dia juga menambahkan, pintu air yang bisa menjadi pengendali keluar masuk air diperbaiki.
Perbaikan bersifat darurat ini harapannya, air hujan bisa dengan lancar tanpa menyebabkan ekses negatif yang bermuara menuju Situ Cimaneuh.

“Pintu air sudah juga (diperbaiki). Enggak berfungsi jadi akhirnya kita betulkan untuk dibuka tutup pintu airnya. Sekarang kita tinggal pikirkan yang mengoperasikannya,” jelas Dodo.

Dia menuturkan, perbaikan saluran air terus dikebut PT BIJB untuk menjawab keluhan warga yang ada di sekitar Bandara Kertajati terkait banjir yang menyergap dikala hujan dengan intensitas tinggi. “Perbaikan dari kita sudah terlaksana sekitar 50 persen. Satu pekan lagi perbaikan ini akan rampung, dan harapannya tidak lagi terjadi banjir,” terang Dodo./ HUMAS BIJB