PLN Pasok 15 MVA Listrik untuk BIJB

MAJALENGKA, (PR).- Manajer PT PLN Distrbusi Jawa Barat Area Sumedang Ririn Rachmawardini mengatakan, PLN akan menyiapkan 15 Mega Volt Ampere (MVA) untuk menopang kebutuhan listrik di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. Pasokan listrik tersebut untuk tahap I di tahun 2017, dengan nilai sekitar Rp 78 milyar.

Menurut Ririn jaringan listrik untuk menyuplai BIJB ini akan diambil dari GI Cikedung, dengan mengambil sistem jaringan bawah tanah sepanjang kurang lebih 38 kilo meter.

“Dana yang cukup besar ini kami anggarkan untuk pembelian material MDU, kabel dan jasa penyambungan serta membangun jaringan hingga di BIJB. Jadi dana terbesar diperuntukan bagi pembelian material.” ungkap Ririn, saat acara pemberian santunan kepada guru ngaji dan anak yatim di Halaman Kantor PLN Majalengka.

Ririn menyebutkan daya listrik sebesar itu diperkirakan akan mampu mencukupi untuk menopang seluruh kebutuhan listrik di bandara ketika beroperasi kelak. Namun jika dinilai masih kurang, daya listrik akan ditambah dan dibuatkan Gardu Induk tersendiri di Kecamatan Kertajati.

“Kami dukung BIJB Kertajati, karena efeknya untuk Majalengka dan daerah sekitar lainnya. BIJB akan disuplai dari dua gardu induk, Cikedung dan bakc-upnya dari Kadipaten Baru,” tuturnya.

Manager PLN Majalengka Iwan Fuji menuturkan, pasokan listrik untuk proyek nasional BIJB sudah masuk tahap satu. Dan sekarang masuk tahapan penggelaran kabel dari Gardu Induk Cikedung menuju Majalengka.

“Kabel sudah digelar hanya memang pengerjaannya ada sedikit hambatan karena sulitnya medan, karena harus melewati lahan perkebunan, perhutanan sehingga butuh proses yang esktra termasuk melakukan komunikasi dengan para pemilik tanah. Namun demikian kami harapkan pasokan listrik akan tersambung ke BIJB sesuai target,” kata Iwan.

Disisi lain, Iwan mengungkapkan, pihaknya kini terus berupaya melakukan pemeliharaan jaringan dan memberikan pelayanan maksimal bagi konsumen terutama di bulan ramadan dan lebaran. Hal ini seiring dengan meningkatnya pemakaian listrik di saat puasa dan lebaran.

“Di dua momentum itu, puasa dan lebaran selalu ada peningkatan pemakaian kwh listrik . Upaya yang kami lakukan agar listrik tetap tersambung dengan baik hingga ke setiap konsumen dengan daya yang tetap stabil. Di saat lebaran orang banyak yang mudik dari kota menuju kekampung, otomatis banyak aktivitas di kampung, sementara di kota sedikit. Hal itu yang sedang kita antisipasi,” ujarnya.

Pemeliharaan dan pergantian kabel terbuka, lanjut Iwan, sudah mencapai daerah Tomo dan Tolengas, Kabupaten Sumedang, serta Kadipaten sampai Pasar Kadipaten. Setelah itu dilanjutkan ke wilayah lainnya seperti Bantarujeg, Lemahsugih.

Ririn menambahkan, pihaknya akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terlebih selama puasa, dan lebaran nanti. Pihaknya juga akan terus berupaya melakukan pemeliharaan dan pergantian kabel terbuka menjadi tertutup.

Terkait kegiatan santunan kepada guru ngaji dan anak yatim di Majalengka, Ririn menjelaskan bahwa dana yang diberikan untuk santunan tersebut bersumber dari Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shoaqoh (Lazis) PLN. “Sumbangan ini dari gaji pegawai PLN yang dipotong dari pusat hingga masuk ke lazis. Sebelumnya kegiatan yang sama digelar di Tanjungsari, Jatiwangi dan Sumedang,” ujarnya.***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2017/06/15/pln-pasok-15-mva-listrik-untuk-bijb-403290 (19 Juni 2017 / 11.56 WIB)