Polisi Tingkatkan Pengamanan Area Bandara Kertajati

MAJALENGKA, (BIJB),- Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kertajati, Kabupaten Majalengka, terus meningkatkan kewaspadaan jelang beroperasinya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Unit kesatuannya, terus memantau aktivitas area bandara terutama pada jam rawan yang rentan menggangu situasi keamanan dan ketertiban (kamtibmas).

“Dikatakan kalau ada pembangunan bandara itu pasti ada satuan tugasnya. Baik itu dar BIJB-nya sendiri atau Dinas Perhubungan (Dishub). Saya selaku yang punya wilayah di Kertajati tanpa disuruh juga selalu menjaga terutama pada jam-jam rawan yang biasanya terjadi mulai jam tiga sampai jam empat (dini hari),”kata Kapolsek Kertajati AKP H Tatang, di Kantor Unit Manajemen Proyek (UMP) Kabupaten Majalengka.

Kerawanan terjadi di area bandara khususnya landasan pacu atau runway memang menjadi salah satu titik fokus pengamanan.
Komponen runway milik Kementrian Perhubungan (Kemenhub) yang sudah dilengkapi airfield lighting system dan rambu-rambu lainnya sangat rentan terjadinya pencurian karena berada di area terbuka. Meski demikian pagar pembatas sudah melingkar di area sisi udara dan darat.

“Kita memang harus peka pada suatu kejahatan. Karena ini takut ada pencurian seperti halnya besi, kabel dan lainnya yang ada di dalam bandara ini,” ucap Tatang.

Sebagai bentuk kewaspadaan setiap harinya, area bandara terus dipantau mobil Patroli Polsek Kertajati yang secara periodik dilakukan anggotanya. Beberapa kali upaya tindak kejahatan sempat ditemukan kepolisian. Tapi ada yang terbukti dan ada juga yang ternyata tidak bisa ditindak secara hukum karena orang tersebut mengalami gangguan secara kejiwaannya.

“Ada orang gila yang kita tangkap. Itu kejadian jam satu malam. Pas ditangkap ternyata gila, semulanya dikira tidak gila ya akhirnya kita lepas,” imbuh Tatang.

Pembangunan Bandara Kertajati baik dari sisi darat dan udara saat ini sudah memasuki tahap akhir. Dari sisi darat dimana PT BIJB menjadi pelaksana pembangunan bandara, progressnya sudah menyentuh diangka 85 persen. Pembangunan untuk sisi darat saat ini cuma fokus pada terminal terutama yang ada dilantai tiga karena bersentuhan dengan pembangunan atap.

Adapun untuk sisi udara misalnya runway yang menjadi tanggung jawab Kemenhub sudah rampung 100 persen. Runway sepanjang 2.500 meter ini rencananya akan segera diperpanjang menjadi 3.000 meter sebagai syarat bisa didaratinya pesawat berbadan lebar seperti A380 dan Boeing 777 . Dengan landasan pacu sepanjang itu mempertegas bahwa Bandara Kerjati bisa digunakan untuk melayani penerbangan haji 2018.

Dari seluruh kesiapan itu rencananya Bandara Kertajati akan segera dioperasikan pada Juni 2018.