PT BIJB Perbaiki Jalan Desa Kertajati yang Rusak

PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) menindaklanjuti, kerusakan jalan di Desa Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka.  Akses jalan sepanjang 800 meter yang sebelumnya mengalami kerusakan ini langsung dilakukan pembetonan.

Kepala Bidang Humas dan Umum Unit Manajemen Proyek (UMP) PT BIJB Rizkita Tjahjono Widodo mengatakan, perbaikan salah satu akses menuju bandara tersebut merupakan kompensasi yang diberikan BIJB terhadap warga agar dengan mudah menjangkau lokasi bandara.

“Ini adalah komitmen kami dengan memberikan bantuan terhadap Jalan Desa Kertajati dimana kami bekerja,” kata Dodo, panggilannya, saat ditemui di lokasi perbaikan, Kamis 21 Desember 2017.

Pembetonan jalan akan dimulai hari ini. Diperkirakan perbaikan akan rampung dalam dua pekan ke depan dengan asumsi tidak terjadi anomali cuaca agar tidak menghambat perbaikan. Sebagai tahap awal dari 800 meter jalan desa yang mengalami kerusakan, sekitar 250 meternya yang diperbaiki dengan titik kerusakan terparah. PT BIJB bersama mitra yang terlibat dalam pembangunan proyek bandara seperti sisi udara menghimpun anggaran sekitar Rp 200 juta untuk perbaikan infrastruktur jalan ini.

“Saat ini yang sudah kami terima adalah bantuan dari teman-teman sisi udara. Lalu ada mitra kerja kami seperti Wika, Pertamina, dan batching pland langsung dengan total anggaran saat ini kalau dirupiahkan bisa diatas Rp 200 juta,” unhgkap Dodo.

Jalan selebar 7 meter itu, selama ini memang menjadi salah satu akses sentral yang dilintasi kendaraan kecil maupun berat menuju proyek bandara. Tidak sedikit warga Desa Kertajati menjalankan mobilitasnya lewat jalan tersebut. Namun akses itu bukanlah jalan utama menuju bandara saat akan beroperasi pada 2018 mendatang. Jalan utama sebagai penghubung jalur arteri saat ini tengah disiapkan pemerintah pusat dengan target April 2018 rampung.

Hanya saja PT BIJB menurut Dodo, turut bertanggung jawab dan berusaha memfasilitasi warga untuk mempermudah akses alternatif menuju bandara bertaraf internasional ini menghadapi operasinya pada April 2018.

“Kami berharap bahwa apa yang kami berikan bersama mitra kami bisa menjadi manfaat buat warga sekitar dan bisa diperhatikan agar jalan yang bisa menjadi akses bisa lebih baik lagi dan tahun depan bisa diperpanjang,” ujar Dodo.