Tahun Pertama Beroperasi, BIJB Targetkan 2,7 Juta Penumpang

Fajarnews.com, MAJALENGKA-PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) menargetkan 2,7 juta penumpang, di tahun pertama beroperasinya bandara di Kertajati Majalengka itu, tahun 2018 mendatang.

Hal itu dikemukakan, Divison Head Supporting Business & Investment Portofolio BIJB, Dian Nurrahman, terkait target penumpang bandara yang kini tengah dalam tahap pembangunan tersebut.

“Kami mulai operasi di Februari 2018. Kami proyeksikan di tahun 2018 jumlah penumpang mencapai 2,7 juta. Jumlah 2,7 juta itu adalah jumlah penumpang yang pergi maupun yang datang,” kata Dian kepada fajarnews.com, pada acara West Java Travel Mart 2017 di Cirebon, Jumat (12/5).

Lebih lanjut Dian mengatakan, angka 2,7 juta itu merupakan angka proyeksi hasil kajian Feasibility Study (FS), yang dilakukan oleh dua konsultan internasional yaitu Surbana Jurong Singapore dan KPMG Singapore, serta satu konsultan nasional dari Lapi ITB.

“Jadi dua internasional dan satu lokal yang sudah ternama itu membuat kajian tentang bagaimana pergerakan pesawat dan penumpang. Nah setelah dihitung dengan berbagai metode ketemu angka 2,7 juta, jadi itu baru proyeksi,” jelasnya.

Untuk pergerakan pesawat, di tahun pertama beroperasinya bandara internasional Kertajati akan membuka 10 layanan rute penerbangan domestik dan empat rute penerbangan internasional. “Untuk tahun pertama 2018 kami merencanakan ada empat penerbangan internasional, tiga ada di Asia Tenggara dan satu ke Jeddah untuk layanan umrah. Yang ke Asia Tenggara itu Malaysia, Singapura dan Thailand,” kata Dian.

Sementara itu, terkait acara West Java Travel Mart (WJTM) 2017, BIJB sangat mendukung kegiatan kepariwisataan itu, khususnya untuk mengangkat kepariwisataan di wilayah Ciayumajakuning. Acara WJTM itu dirangkai dengan table top yang dihadiri para peserta dari 100 buyer dan 47 seller dari luar negeri dan domestik.

“Kenapa kami perlu mengikuti kegiatan ini karena bagi BIJB kegiatan pariwisata itu sesuai dengan motto kami ingin jadi The Best Gateway for Business & Tourism in West Java,” jelasnya.

Rencananya, Sabtu (13/5) ini, para pelaku kepariwisataan dan industri perhotelan akan mengunjung obyek wisata Paralayang dan mengungjungi proyek pembangunan BIJB di Kertajati Majalengka. Kunjungan ke BIJB ini adalah untuk lebih menginformasikan dan melihat langsung capaian progress BIJB Kertajati.

“Jadi kegiatan kunjungan ke project BIJB ini supaya terinformasi kepada buyer dan seller terkait dengan persiapan kami di Februari 2018. Progres BIJB sampai dengan posisi tanggal 7 Mei 2017 itu, total keseluruhan sudah 41 persen. Jadi kami rencanakan November 2017 selesai. Kita target dua tahun, start di 2015,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, kunjungan ini juga BIJB bisa sekaligus menyosialisasikan bahwa ke depan para traveler bisa berangkat dari Kertajati, tidak hanya dari Soekarno Hatta.

“Karena secara jarak, aksebilitas mereka bisa lebih mudah terutama yang wilayah Ciayumajakuning. Kemudian ditambah dengan Jawa Tengah bagian barat yaitu Tegal dan Brebes itu kan lebih dekat ke Kertajati,” ungkap Dian. (Andriyana)

Sumber: http://news.fajarnews.com/read/2017/05/13/15481/tahun.pertama.beroperasi.bijb.targetkan.27.juta.penumpang (15 Mei 2017 / 15.40 WIB)