Tjahjo: Kertajati Contoh Kesuksesan Sinergitas Pusat Dan Daerah

INFONAWACITA.COM – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan kepada seluruh Kepala Daerah tentang pentingnya sinergitas antara daerah dan pusat. Kesuksesan sinergitas pusat dan daerah itu, kata Tjahjo, dibuktikan dengan hasil pembangunan Bandara Kertajati.

Hal ini disampaikannya disela-sela acara Malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dengan Pemberian Penghargaan Bagi Daerah yang Berkinerja Terbaik, di Jakarta, Rabu (25/4/2018).

“Itu yang kita tekankan karena arahan bapak Jokowi dengan otonomi daerah ini harus mampu membangun sinergi antara pemerintah pusat yang semakin efektif, efisien dalam melayani masyarakat, dalam mempercepat proses reformasi birokrasi untuk memperkuat otonomi daerah,” katanya seperti dalam keterangan resmi yang diterima Kamis (26/4/2018).

Beberapa daerah otonom baru, kata Tjahjo, dapat dibilang berhasil, misalnya saja Provinsi Kalimantan Utara. Tjahjo mengungkapkan jika provinsi termuda di Indonesia ini, telah ditetapkan sebagai daerah otonomi penuh setelah selama lima tahun dinilai sukses melakukan berbagai perubahan. Provinsi Jawa Barat juga begitu. Gubernur Jawa Barat yang telah memimpin selama dua periode dinilai berhasil membawa kemajuan.

“Semua oke hanya satu yang belum tergarap yaitu masalah Sungai Citarum. Saya kira mudah-mudahan pengganti beliau (Ahmad Heryawan) kan sudah 2 periode, mampu menjadikan lingkungan hidup lebih baik, terutama yang berkaitan dengan sungai Citarum,” katanya.

Intinya, kata Tjahjo, sebuah daerah akan maju, jika mampu membangun sinergi dengan pusat maupun dengan daerah sekitarnya. Program strategis pemerintah pusat harus seiring sejalan dengan skala prioritas provinsi, atau pun kota dan kabupaten, bahkan desa.

“Makanya kayak Jabar cepet membangun bandara Kertajati, kemudian tol juga dipercepat dari Cirebon ke Brebes, ke Pemalang, lalu waduk yang besar,” ujarnya.

Luar Jawa Tak Kalah
Daerah di luar Jawa pun, lanjut Tjahjo tidak kalah. Banyak daerah yang punya prestasi menonjol, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, atau Sumatera Barat. Daerah lainnya juga terus didorong mengikuti jejak daerah yang sudah berpretasi. Tjahjo pun bersyukur, kini kian banyak daerah yang prestasinya membanggakan.

“Kalau Jabar tuh yang berprestasi hanya Bandung, Bogor, sekarang sudah masuk Kuningan. Jateng ya Semarang, Solo, sekarang mulai Kudus. Jatim sekarang sudah masuk Banyuwangi, lalu Siak di Riau. Banyak daerah yang maju. Yang penting ukuran majunya transparan, menerapkan e-planning di semua bidang dan mempercepat proses melayani masyarakat,” katanya.

Sumber : https://infonawacita.com/tjahjo-kertajati-contoh-kesuksesan-sinergitas-pusat-dan-daerah/