Citilink: Prospek Kertajati Sangat Cerah

JAKARTA, (BISNISINDONESIA) — Citilink Indonesia menilai potensi penerbangan
reguler dari dan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati sangat tinggi, menyusul
tingkat isian penumpang saat mudik mencapai di atas 95%.

Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari mengatakan dengan potensi tersebut maskapainya berani menjadikan rute Surabaya-Kertajati secara reguler mulai Minggu (1/7) dengan intensitas satu kali penerbangan setiap hari.

Sebelumnya, penerbangan Surabaya-Kertajati tersebut hanya dikhususkan untuk melayani angkutan tambahan Lebaran 2018. Namun, rute itu memiliki prospek pertumbuhan yang positif seiring dengan mulai
beroperasinya Kertajati sejak 8 Juni 2018.

“Potensi pasar untuk rute dari dan menuju BIJB Kertajati sangat baik. Terlebih lagi dengan tingkat isian penumpang [seat load factor/SLF] yang mencapai di atas 95% pada periode penerbangan peak season Lebaran,” katanya, Minggu (1/7).

Menurutnya, kehadiran Citilink di bandara yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada
24 Mei 2018 itu bisa memberikan pilihan destinasi dan memudahkan akses transportasi udara bagi penumpang yang tinggal di Jawa Barat bagian timur dan Jawa Tengah bagian barat.

Dia melanjutkan prospek pertumbuhan penumpang dari dan menuju BIJB Kertajati sangat positif, sehingga memungkinkan maskapai milik Garuda Indonesia itu untuk melakukan penerbangan reguler. Dengan penerbangan dari dan menuju Kertajati, dia mengharapkan bisa berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi setempat. Di sisi lain,
pemerintah daerah juga mendapatkan manfaat karena ada titik pertumbuhan ekonomi yang segera memicu sentra-sentra ekonomi di daerah sekitarnya.

Dalam penerbangan rute Surabaya-Kertajati, Citilink menggunakan nomor penerbangan QG 834. Adapun, jadwal penerbangan dari Bandara Juanda Surabaya, pada pukul 12.35 WIB dan tiba di Kertajati pada
pukul 14.05 WIB. Sementara itu penerbangan QG 835 untuk rute sebaliknya, dijadwalkan berangkat pada pukul 15.10 WIB dan tiba di Surabaya pada pukul 16.40 WIB.

Ranty menjelaskan pembelian tiket penerbangan rute Surabaya Kertajati sudah dapat dilakukan melalui website resmi Citilink dan seluruh outlet penjualan tiket pesawat di Indonesia dengan harga mulai dari Rp590.000.
Harga tiket Citilink rute Surabaya—Kertajati terhitung rendah dibandingkan tarif untuk penerbangan berjarak tempuh sama.

Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo mengatakan bahwa penerbangan reguler dari dan ke Kertajati akan meneguhkan Majalengka sebagai hubpenerbangan baru di Indonesia. Sebelumnya, Citilink berhasil mencatatkan tingkat ketepatan waktu (on time performance/ OTP) peringkat kedua untuk
kawasan Asia Tenggara pada Mei 2018, versi Offi cial Airline
Guide (OAG).

Menurut OAG, Citilink mencatatkan ketepatan waktu 90,9% dari 8.500 penerbangan yang tercatat, meningkat dari data
OTP April 2018 sebesar 89,02% maupun OTP Januari 2018 sebesar 80,7% di Asia Tenggara.

Data tersebut juga menunjukkan maskapai anak usaha Garuda Indonesia ini hanya kalah dari Bangkok Airways dengan capaian OTP 95,6% dari 5.659 penerbangan. Garuda sendiri berada di peringkat keempat dengan OTP 88% dari 18.442 di bawah Singapore Airlines yang bertengger di urutan ketiga. Maskapai yang berbasis di Jakarta dan Surabaya ini, telah melayani lebih dari 278 frekuensi penerbangan harian dengan 71 rute ke 34 kota.

Sumber : https://epaper.bisnis.com/epaper/detail/page/43961/