Jangan Telantarkan BIJB Kertajati

(MEDIAINDONESIA), MAJALENGKA,- PEMERINTAH pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan didorong untuk memaksimalkan potensi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka. Sebagai bandara baru, BIJB Kertajati sudah memiliki fasilitas pelayanan penerbangan domestik dan internasional.

Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono menekankan hal itu seusai mengunjungi Bandara Kertajati, kemarin. Dalam kunjungan kerjanya itu Bambang disambut Dirut PT BIJB Virda Dimas Ekaputra dan Chief of Operations Citilink Capt Arry Kalzaman Sudarmadji.

Sejak diresmikan Presiden Joko Widodo pada Mei 2018, bandara ini belum melayani banyak rute di Indonesia secara langsung. Masih Citilink, sebagai anak perusahaan Garuda Indonesia, sejak pertama beroperasi di musim mudik Lebaran 2018 baru melayani rute Kertajati -Surabaya dan sebaliknya setiap harinya.

Adapun untuk layanan ke daerah seperti Bali, Pontianak, dan Balikpapan masih harus transit di Bandara Djuanda Surabaya.”Load factor-nya ini baru sekitar 60%. Cuma saya kira ini masih kurang di Bandara Kertajati ini. Bagaimana cara-nya agar airlines ini mau tetap menerbangi ke sini. Karena penumpang sendiri sebenarnya merasa pelayanan di sini baik dan memuaskan,” ujar Bambang.

Untuk diketahui, Bandara Kertajati juga sudah terintegrasi dengan transportasi darat yang mengakomodasi penumpang dari Bandung dan Cirebon dengan menggunakan DAMRI. Aksesibilitasnya melalui Tol Cikopo- Palimanan (Cipali). Layanan itu juga sebagai upaya untuk memaksimalkan catchment area potensial yang menyasar wilayah Cirebon Raya, Bandung Raya, dan kawasan Bogor, Depok, Karawang, dan Purwakarta.

Sementara itu, Dirut PT BIJB Virda Dimas Ekaputra menambahkan beberapa maskapai seperti Lion Air sudah menyatakan ketertarik-annya dan siap beroperasi pada pertengahan Agustus 2018 ini. Rute yang dilayani Lion Air ini yakni Surabaya dan Denpasar.

Bandara Kertajati dengan luas terminal 96.000 meter persegi ini bisa menampung 5,6 juta penumpang satu tahunnya. “Dengan kapasitas tersebut kita tentunya ingin memaksimalkan potensi,” pungkas Virda.

 

Sumber : http://mediaindonesia.com/read/detail/176100-jangan-telantarkan-bijb-kertajati