Penerbangan Haji dari Kertajati Tunggu Asrama Ciayumajakuning Jadi

BANDUNG, (KUMPARAN),- PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) tak bisa memastikan Bandara Kertajati Majalengka bisa dipakai untuk penerbangan haji meski proyek perpanjangan landasan pacu sepanjang 500 meter selesai pada tahun ini.Adapun dengan landasan pacu Bandara Kertajati yang bertambah 500 meter, semula 2.500 meter menjadi 3.000 meter, pesawat jenis Boeing 777 yang biasa untuk melayani angkutan haji dapat mendarat di bandara tersebut.

“Setelah perpanjangan runway (landasan pacu) sepertinya belum bisa langsung untuk haji,” ujar Sekretaris Perusahaan BIJB, Arif Budiman kepada kumparan, Sabtu (26/1)

Dia menambahkan, Bandara Kertajati baru bisa melayani penerbangan haji ketika infrastruktur seperti Asrama Haji Cirebon-Indramayu-Majalengka-Kuningan (Ciayumajakuning) yang berada di dekat bandara sudah terbangun.

“Kepastian penerbangan haji setelah runway diperpanjang adalah terkait pembangunan Asrama Haji Ciayumajakuning, supaya enak,” katanya.

Selama ini, jemaah haji yang terbang dari Bandara Kertajati diproyeksikan tinggal di Asrama Haji di Bekasi. Namun menurut Arif, Asrama Haji di Bekasi terlalu jauh. Rencananya Asrama Haji Ciayumajakuning dibangun tahun ini.“Karena kalau menggunakan Asrama Haji Bekasi terlalu kejauhan buat jemaah. Kami ingin memberi kenyamanan saja untuk jemaah yang berangkat dari Kertajati,” tegas Arif.

Sumber : https://kumparan.com/@kumparanbisnis/penerbangan-haji-dari-kertajati-tunggu-asrama-ciayumajakuning-jadi-1548468150983646395?utm_source=Twitter&utm_campaign=int&utm_medium=post