Tahun Ini BIJB Berangkatkan 3 Kloter Jemaah Haji

(RADARCIREBON), MAJALENGKA,- Bupati Majalengka DR H Sutrisno SE Msi menyatakan bahwa Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati akan mulai digunakan untuk pemberangkatan 3 kloter dari jemaah haji asal Bekasi,  gabungan Sumedang, Bandung dan Majalengka. Hanya saja, untuk embarkasi masih menggunakan embrkasi haji Bekasi.

Bupati dua periode itu meminta pihak BIJB dan PT Angkasa Pura II bisa segera menyelesaikan perpanjangan pembangunan sisa 500 meter untuk runway di BIJB. Sehingga nanti seluruh jemaah haji asal Jawa Barat bisa terbang dari BIJB.

Dia juga meminta pemerintah pusat untuk segera membangun embarkasi haji di Kabupaten Majalengka. Sejauh ini pemda telah memiliki lahan seluas 5 hektare untuk embarkasi haji di sekitar perempatan Leuwikidang  Jalan Lingkar Utara yang jaraknya hanya 15-20 dari BIJB. “Lokasinya untuk embarkasi haji sangat strategis,” ujarnya usai membuka acara bimbingan manasik haji kemarin.

Asisten Pembangunan Setda Majalengka, Drs H Abdul Gani Msi menambahkan, jumlah jemaah haji dari Jawa Barat tergolong paling banyak di tanah air yang mencapai 38 ribu. Karena itu Jawa Barat layak membangun BIJB dan ke depan dapat dibangun embarkasi haji ke-14 di Kabupaten Majalengka.

Untuk tahun ini ada 3 kloter yang terbang dari BIJB, meskipun masih slot bandara di Cengkareng. ”Kami bukan ingin memaksakan jemaah haji untuk bisa terbang dari BIJB. Tapi ini bentuk syiar kalau Jawa Barat memiliki bandara internasional di Majalengka,” ujarnya kepada Radar Majalengka.

Dia menyebutkan, kloter utuh dari Kabupaten Majalengka tidak akan terbang dari BIJB. Tapi yang akan terbang dari BIJB di antaranya kloter KBIH Persis yang merupakan gabungan Bandung dan kloter dari  Bekasi. “Kami ingin berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji dan kami masih membahasnya dengan pemerintah pusat,” tuturnya.

Sementara itu,  Kepala Kementrian Agama Kabupaten Majalengka, Dr H Yayat Hidayat MAg menyebutkan, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Majalengka mencapai 1.167 orang. Mereka tergabung dengan kelompok terbang (kloter) 70, 74 dan 77. Dan bila ditambah petugas berjumlah  1.188 orang. “Keberangkatan mereka terbagi atas 3 kloter. yaitu kloter 70, kloter 74 dan kloter 77 yang akan berangkat pada tanggal 6-7-9 Agustus 2018 mendatang,” terangnya.

Yayat mewanti-wanti agar jemaah senantiasa kompak, jaga kerja sama di dalam kamar, regu, rombongan dan kloter. Serta senantiasa menjaga fisik tetap prima. Dia menjelaskan, jumlah makan tahun ini naik signifikan yakni 75 kali makan. Satu kali di bndara Jeddah, 40 kali selama di Makkah, 16 kali di Arofah, Muzdalifah, Mina, 18 kali di Madinah.

Yayat menginformasikan, kebijakan tahun ini bila ada jemaah haji yang meninggal dunia, maka dapat diwariskan kepada anak dan anggota keluarganya. “Kami berharap semoga seluruh jemaah haji bisa menjalankan rukun haji dengan lancar dan kembali ke taah air dengan selamat dengan membawa gelar haji mabrur,” harapnya.

Menyinggung pemberangkatan calon jemaah haji yang diberangkatkan dari BIJB Kertajati, Yayat menyebut, hanya ada 3 Kloter. Ketiganya itu kloter 1 Sumedang, kloter 79 Bekasi dan kloter 96 yang merupakan kloter gabungan. “BIJB Kertajati hanya akan memberangkatkan 3 kloter, namun embarkasinya tetap di Bekasi,” pungkasnya.

 

Sumber : https://www.radarcirebon.com/tahun-ini-bijb-berangkatkan-3-kloter-jemaah-haji.html