Wagub Jabar Resmikan Pabukon Prak Maca di Bandara Kertajati

MAJALENGKA, (JABAREKPRES), – Pada syu­kuran empat tahun BIJB, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum juga meresmikan taman baca yang diberi nama “Pabukon Prak Maca” yang berada di lantai 3 ruang tunggu keberangkatan penumpang. Dalam hal ini BIJB bekerja sama dengan Di­nas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Jabar.

Kepala Dispusipda Jabar Tau­fik Budi Santoso menuturkan, perpustakaan umum Pabukon Prak Maca di BIJB ini merupa­kan salah satu program reali­sasi 100 hari Gubernur Jabar periode 2018-2023. Pabukon Prak Maca berasal dari bahasa Sunda. Pabukon artinya le­mari atau rak buku, Prak Maca mengandung arti seruan untuk mengajak baca.

“Lusanya 4 x 4,5 meter per­segi dengan koleksi buku berjumlah 700 judul dan 1000 eksepmlar. Ada juga majalah dan koran serta fasilitas e-book yang dapat diakses melalui Tablet yang sudah kami se­diakan,” jelas Taufik.

Jam buka layanan semen­tara ini dibuka satu jam se­belum keberangkatan per­tama sampai dengan satu jam setelah keberangkatan terakhir.

“Petugasnya berasal dari Dispusipda Kabupaten Ma­jalengka,” katanya.

Koleksi perpustakaan hanya bisa diakses dan dibaca di­tempat, jadi tidak untuk dip­injam keluar. Sirkulasi per­gantian buku dilaksanakan secara reguler.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, melon­tarkan harapannya kepada PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang saat ini menginjak usia 4 tahun.

Setelah penerbangan pertama dilakukan pada Mei 2018 lalu, BIJB diharapkan gencar mela­kukan promosi agar lebih dike­nal masyarakat luas dan mau menggunakan jasa BIJB untuk bepergian. Para pengurus PT BIJB juga harus melakukan ker­jasama dengan berbagai pihak.

“Harapannya semakin eksis, promosi harus lebih gencar agar semakin populer dan dipercaya masyarakat,” kata Wagub Uu saat menghadiri acara syukuran ke-4 tahun BIJB di area terminal BIJB, Sabtu, (24/11).

BIJB sebagai BUMD yang 99% sahamnya milik Pemprov Jabar ini diharapkan pula se­gera menambah rute pener­bangan baru baik domestik maupun internasional be­serta maskapainya. Saat ini BIJB baru memiliki 5 rute penerbangan yaitu Kertajati – Surabaya, Medan, Madinah, Lampung dan Semarang.

Selain itu, sebagai Bandara satu-satunya di Indonesia yang dimiliki BUMD, kehadiran BIJB diharapkan mampu men­dongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Semoga BIJB bisa cepat menghasilkan uang untuk pemasukan PAD,” ujar Uu. Sebelumnya Pemprov Jabar telah mengusulkan pergantian nama Bandara kepada pemerin­tah pusat. Uu berharap nama tersebut segera diputuskan dalam waktu dekat. Nama Ban­dara yang diusulkan dan telah melalui proses pemilihan itu antara lain, KH Abdul Halim, Syarif Hidayatullah dan Bagus­rangin. 

 

 

Sumber : http://jabarekspres.com/2018/wagub-jabar-resmikan-pabukon-prak-maca/